Kamis, 07 Juli 2011

Persiapan Pra Pradik ke Gn. Manglayang : Latihan Fisik Bagi Bakal Calon (Balon) Wapa Manggala Angkatan XII


Hari ini, Kamis tanggal 7 April 2011 merupakan hari terakhir bagi Balon Anggota Wapa Manggala untuk mengadakan latihan fisik guna persiapan mengikuti Pra Pradik (Pra Pra Pendidikan dan Latihan)di Gn. Manglayang yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu nanti. Pra-Pradik ini merupakan tahapan awal dalam menyeleksi bakal calon anggota Wapa Manggala, yang kemudian dilanjutkan dengan Pradik, Dik, dan Ekspedisi. Nantinya, para balon yang telah mengikuti Pra-Pradik ini akan meningkat statusnya menjadi Calon.
Sungguh suatu hal yang melelahkan memang jika dilihat dari berbagai tahapan panjang yang harus dilalui oleh mereka yang ingin menjadi anggota Wapa Manggala. Butuh komitmen dan konsistensi yang kuat jika ingin benar-benar sampai ke tahap Ekspedisi, yaitu tahapan seorang calon diterima sebagai anggota Wapa Manggala dan berhak untuk menggunakan tanda kecakapan berupa lencana.
Berlari sambil bernyanyi
Suatu hal yang sangat membanggakan bagi kami anggota Wapa Manggala Angkatan XI karena tingginya minat dan atensi dari para madya praja untuk mengikuti pengkaderan Wapa Manggala tahun ini. Terbukti dari banyaknya para madya praja yang mendaftar menjadi anggota Wapa Manggala. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai  angka 355 orang!!, dengan rincian sebanyak 293 orang putra, dan 62 orang putri. Saya memperkirakan pengkaderan kali ini adalah pengkaderan dengan jumlah peminat Wapa Manggala paling banyak sepanjang sejarah berdirinya organisasi ini.
Walaupun demikian, selang beberapa minggu berjalan, jumlah balon makin lama menunjukkan penurunan drastis seiring ditingkatkannya intensitas latihan yang kami berikan. Hanya yang benar-benar berminat lah yang akan bertahan sedangkan yang ragu-ragu akan mundur dengan sendirinya. Data terakhir, jumlah balon yang mengikuti latihan terakhir tadi sore kira-kira sebanyak 100 orang. Angka ini pun menurut kami masih terlalu banyak.
Jalan jongkok di sore hari,, mmmm... boleh juga
Kegiatan terakhir (sebelum mendaki Gn. Manglayang) tadi sore tersebut diisi dengan kegiatan-kegiatan fisik yang cukup berat karena sebagai latihan terakhir sebelum mendaki. Lari sore dimulai dari pukul 16.00 WIB dengan menyandang tas carrier / ransel yang diisi dengan beban 25 kg. Rute lari yaitu lari keliling ksatriaan dilanjutkan ke stadion terus ke komplek perumahan dosen dan berakhir di depan abdi praja. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan lari bolak balik di Tangga Seribu dan dilanjutkan dengan naik turun tangga seribu dengan memikul teman di atas pundak secara bergantian.
Ringan ya dek? senyum-senyum lagi
Suatu latihan yang melelahkan dan berat memang. Namun, kegiatan yang kami berikan kepada mereka  seolah-olah kurang keras dan menantang. Buktinya, mereka masih sempat-sempatnya tertawa-tawa ketika menggendong temannya sambil menaiki tangga seribu. Entahlah, yang jelas kami serba salah, jika porsi nya kami naikkan lagi bisa-bisa kami ditegur pengasuh karena dianggap “menyiksa” junior.
dek, bisa lebh cepat lagi gak??
Kegiatan fisik berakhir sekitar jam 17.30 WIB, kemudian dilanutkan dengan pembekalan dari kami Yama Fajar (Sebutan bagi angkatan Wapa Manggala angkatan XI) mengenai apa saja yang harus dipersiapkan sebelum berangkat naik Hari Sabtu lusa. Mulai dari makanan yang wajib hingga perlengkapan yang dibutuhkan nanti. Dan bagi balon yang tidak datang hari ini dan masih ingin mengikuti pengkaderan ini diharapkan agar mengambil Herr dengan kami.
Latihan pun berakhir seiring berakhirnya Azan Maghrib. *blogprajaholic.blogspot.com @lembah manglayang

Related Posts by Categories

Tidak ada komentar:

Posting Komentar